PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru yang menghubungkan akses Tol Pekanbaru-Dumai dengan ruas Pekanbaru-Rengat.
Infrastruktur tersebut dinilai strategis untuk membuka pusat pertumbuhan baru sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, dirinya telah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Agung menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang dinilai penting untuk mendukung perkembangan Kota Pekanbaru.
"Karena memang beliau seperti sudah abang sendiri. Tentu punya hubungan emosional yang baik. Kebetulan kami sama-sama pendukung Presiden Prabowo dari Partai Demokrat, tentu komunikasinya lebih halus dan lebih lancar," kata Agung, Minggu (16/8/2026).
Salah satu usulan utama yang disampaikan Agung adalah percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru. Nantinya, jalan tersebut diharapkan menjadi penghubung antara Tol Pekanbaru-Dumai dan ruas Pekanbaru-Rengat.
Menurutnya, pembangunan Jalan Lingkar memiliki arti penting bagi pengembangan wilayah Pekanbaru. Akses tersebut tidak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang munculnya kawasan-kawasan baru sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Selain Jalan Lingkar Pekanbaru, Agung turut meminta pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan Jembatan Siak V yang menghubungkan kawasan Kecamatan Tenayan Raya dengan Rumbai Timur.
Pembangunan Jembatan Siak V, kata Agung, telah lama menjadi harapan masyarakat Pekanbaru. Keberadaan jembatan ini dinilai dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di sisi lain Kota Pekanbaru.
"Kami meminta agar penghubung tol antara Pekanbaru-Dumai dengan Pekanbaru-Rengat, yaitu Jalan Lingkar Pekanbaru, segera dibangun. Termasuk juga Jembatan Siak V yang tentu sudah menjadi harapan semua masyarakat Pekanbaru," ucapnya.
Agung menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas. Lebih jauh, Pemko Pekanbaru ingin infrastruktur baru menjadi pemicu tumbuhnya kawasan ekonomi dan permukiman baru di berbagai wilayah kota.
Ia berharap perkembangan Pekanbaru ke depan tidak lagi terkonsentrasi di kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Nangka, dan Jalan Diponegoro.
"Kami ingin bagaimana pengembangan kota tidak hanya terpusat di Jalan Sudirman, Jalan Nangka, Diponegoro, dan jalan lainnya. Kami ingin Kecamatan Tenayan Raya juga menjadi bagian kota yang maju," pungkas Agung.

